Mengenai Pameran Foto Santiago de Compostella dari Don Hasman

Minggu lalu (tanggal 22-27 Maret 2010), Mahasiswa Ilmu Sejarah Sanata Dharma terlibat dalam kepanitiaan sebuah Pameran. Pameran Foto sebenarnya, dan pameran ini diisi oleh foto perziarahan Don Hasman mengikuti jejak Santo Yakobus dan berakhir di Katedral Santiago. Bagi saya yang buta total masalah fotografi, ini merupakan hal yang asyik. Untuk teman-teman saya di jurusan dan pak Rio ternyata ini kehormatan luar biasa. Mengapa? Alasannya adalah karena Don Hasman ternyata orang terkenal dalam dunia fotografi Indonesia, terutama karena prestasinya dalam mengambil gambar dari hidup orang Badui dalam.

Bagi saya, awalnya pengalaman ini istimewa karena saya sudah tau mengenai perziarahan ini melalui novel (ya, novel teenlit berjudul Fairish karangan Esti Kinasih) dan juga buku Paulo Coelho yang berjudul The Pilgrimage. The Pilgrimage adalah buku pertama Coelho, yang sayangnya termasuk dari sekian banyak buku yang sudah saya miliki tetapi belum saya baca tuntas.  Singkat kata, ternyata saya termasuk orang pertama yang tahu mengenai Santiago de Compostella dan orang terakhir yang tahu mengenai Don Hasman di jurusan Ilmu Sejarah.  Ini memang mungkin agak memalukan.

Ketika pengerjaan untuk panitia dimulai, saya ditunjuk sebagai sekretaris, dan ternyata ini adalah bukti keberpihakan Tuhan pada saya, Tuhan tahu saya sama sekali tidak berguna bila menjadi bagian perlengkapan atau dekorasi  dan lain-lain.  Persiapan acara ini tidak terlalu melelahkan bagi saya, karena saya pada umumnya hanya mengetik dan menandatangani surat. Saya tidak yakin saya bisa mengungkapkan hal yang sama untuk teman-teman dari seksi yang lain. Gilang, Andri, Audy, Aryo, Bene, Wowok, Kak Ibang, Dita, Aven alias Adul, Lala, Kak Eka yang sibuk untuk memasang foto dan memastikan survival foto, anggap saja ini sebagai catatan untuk menghargai kerja keras kalian. Suster Mena, Deaz, Mbak Wahyu dan Mbak Krisna, Kak Anggoro, Kak Adi, terima kasih karena kalian ada.

Hal yang paling mengesankan sudah pasti adalah menjumpai Don Hasman. Saya akan mengutip pernyataan teman saya Adi di sini ketika mengatakan bahwa beliau sangat rendah hati. Menilik prestasi dan reputasinya yang sudah terukir mantap, kenyataan bahwa beliau masih terus-terusan berterimakasih kepada kami (panitia) dan tidak menganggap kehadiran kami sebagai sesuatu yang taken for granted . Dan sebagai orang yang sudah termasuk senior, ia memiliki stamina yang tinggi (apalagi bila dibandingkan dengan saya yang enggan berolahraga) dan semangat yang tak ada habisnya.  Satu lagi, beliau sangat dermawan soal ilmunya, namun mungkin bagian ini tidak bisa saya jelaskan, karena saya pun banyak tidak mengerti istilah teknis fotografi.

Secara singkat, pengalaman menjadi panitia pameran ini telah menjadi pengalaman yang berharga. Selain memperkenalkan saya dengan dunia yang sama sekali baru, pameran ini juga akhirnya mem-visualisasikan perziarahan menuju Santiago de Compostella kepada saya. Siapa tahu, perziarahan ini akan bisa menjadi salah satu dari tujuan dalam hidup saya.  Thanks, Om Don, Thanks a lot!

P.S.: Pameran itu ternyata dimuat di koran nasional! Ini linknya: http://www.tempointeraktif.com/hg/seni/2010/03/26/brk,20100326-235696,id.html

P.P.S: Foto yang dimuat dalam post hari ini adalah sumbangan dari Pak Silverio R. L. A. dan kak Eka Yuli P. Trims yang banyak!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s